Terima kasih telah berkunjung di Blog kami

Terima kasih telah berkunjung di Blog kami

Selasa, 13 Mei 2014

Mengenal dan Mengukur Transistor Mosfet


1. MOSFET

FET bentuk fisiknya seperti transistor. Fungsinya adalah untuk menaikkan tegangan atau menurunkan tegangan.
FET memiliki tiga kaki juga yaitu :

• GATE (G) adalah kaki input
• DRAIN (D) adalah kaki output
• SOURCE (S) adalah kaki sumber

Fungsinya biasanya digunakan pada rangkaian power supply jenis switching untuk menghasilkan tegangan tinggi untuk menggerakkan trafo.



Kakinya biasanya sudah pasti yaitu bila kita hadapkan FET ke arah kita maka urutan kakinya dari kiri ke kanan adalah GATE, DRAIN, SOURCE.

• Contoh FET penaik tegangan : K 793, K 1117, K 1214, IRF 630, IRF 730, IRF 620, dll.
• Contoh FET penurun tegangan : IRF 9610, IRF 9630, dll (biasanya 4 angka u/ IRF)



A. FET PENAIK TEGANGAN
Cara mengukur :

Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K





B. FET PENURUN TEGANGAN
Cara mengukur :
Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K





Sumber ; http://ekohasan.blogspot.com/2010/03/mengenal-mengukur-komponen-elektronika_24.html

Kamis, 08 Mei 2014

Kenali Fungsi Main Jet dan Pilot Jet di Karburator

Penasaran dengan karburator, terutama soal utak-atik angka yang pas buat pilot ataupun main jet? Enggak usah bingung-bingung soal urusan tersebut.

Ada yang bisa dijadikan patokan atau penanda, pilot jet atau main jet yang satuan ukurnya kudu diubah. Tentunya agar didapat setingan campuran bahan bakar dan udara yang pas sehingga penyempurnakan proses pembakaran di ruang bakar.

Memang sudah sering dibahas, tapi kalau belum tahu lebih baik kenalan dulu dengan fungsi pilot dan main jet. Pilot jet itu memiliki fungsi mengalirkan bahan bakar, dari mesin dalam posisi stasioner sampai rpm menengah. Ada penanda yang bisa dipakai sebagai acuan bagi pengguna Keihin PE28, ketika setingan pilot jet belum sesuai. 

“Saat gas dibuka, seperti ada jeda. Itu bisa jadi penanda, bahwa ukuran pilot jet masih kekecilan,” kata Agus dari bengkel balap Padepokan di Depok.

Lain cerita kalau ukuran pilot jetnya terlalu besar dari setingan semestinya. Suara yang keluar saat gas ditarik adalah seperti bunyi karburator tanpa filter udara atau seperti orang sedang mendengkur.

Ruang bakar dapat suplai bahan bakar dari main jet di putaran tengah - atas (gambar kiri). Putaran mesin bawah sampai tengah disuplai pilot jet.

Bagaimana bila ukuran main jetnya yang kebesaran atau kekecilan? Sebelum membahas hal tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu fungsi main jet adalah untuk menyuplai bahan bakar saat putaran mesin menengah sampai atas.

Bila ukuran main jet yang dipasang kekecilan, maka efek terhadap mesin seperti tarikan nafas yang pendek-pendek. Sementara kalau terlalu besar, sangat terasa kalau ketemu trek panjang.

Pasalnya saat motor digas pol, tenaganya seperti nanggung dan mengambang. Atau dengan kata lain, motor seperti enggak ketemu peak power-nya.

Walau namanya sama main dan pilot jet, tapi ternyata ada perbedaan bentuk. Sehingga masing-masing karburator, bisa enggak sama part jeroannya.
Sumber : (motor.otomotifnet.com)