Terima kasih telah berkunjung di Blog kami

Terima kasih telah berkunjung di Blog kami

Sabtu, 01 Juni 2013

CARA PEMBUATAN SEIN HAZARD UNTUK MOTOR


2 buah relay DPDT (Dual-Pole Dual-Throw) 8-kaki
Catatan: Perhatikan spek relay! Sesuaikan spek relay sesuai kebutuhan … terutama voltase & amperenya. Misalkan untuk sein standar dengan bohlam 10W (karena 4 butir, total 40W), paling tidak butuh arus 3.3 ampere tuk menyalakan hazard (keempat bohlam sein menyala), belum termasuk bohlam indikator sein di speedometer. Jadi paling tidak diperlukan relay dengan spek 4 ampere atau lebih. Contoh relay di bawah bertuliskan “1A/24VDC” menunjukkan kontak relay mampu menghandle arus 1A dengan voltase maks. 24V DC.







2 butir resistor 82~100 ohm 1/4 watt







4 butir diode rectifier 1A (saran saya, gunakan yang 1.5A atau 3A)



 1 buah saklar SPST (single-pole single-throw)






Plus beberapa potong kabel (kalo bisa warnanya sama seperti warna kabel-kabel di motor),
Ini layout rangkaian dan wiring-nya …



Ini contoh pemasangan modul “Sein-Hazard” di motor Honda :)


Nah, dengan modul ini, ketika hazard sedang menyala, trus saklar sein dinyalakan, hazard akan OFF sementara, dan kemudian otomatis menyala kembali ketika sein dimatikan. Jadi nggak harus mematikan hazard terlebih dahulu untuk menyalakan sein :D
Oia modul disini sudah aku modifikasi, karna dari modul dari  Sumber  : http://kotsk.wordpress.com/2010/12/16/modul-sein-hazard/#comments ada yang kurang atau apa, setalah aku coba ternyata hanya bisa satu sein yang nyala. Jadi aku modifikasikan sendiri..Aku ubah pada komponen dioda inputnya yang jadi satu dengan resistor 100ohm. Silahkan lihat foto dibawah...







Note :
Jika masih menggunakan Flasher bawaan motor Original tidak akan mampu untuk mengangkat 4 buah lampu, karna saya sudah coba masih menggunakan Flasher Original tidak mampu untuk menyalakan 4 buah lampu, karna Flasher Original masih menggunakan system Relay, maka saya sarankan kita membeli Flasher elektrik ( Seperti pada gambar Motorzoom). Murah ko ga sampai 10.000 Rp di toko accesoris motor.





CARA PERAKITAN...


SELAMAT MENCOBA… GOODLUCK  J J J

 

7 komentar:

  1. Ada yg ingin saya tanyakan bro, sebelumnya terima kasih sudah ditambahkan keterangan tambahan. kebetulan saya juga awalnya liat dar blognya om novaera.

    1. Masalah flasher, kabel yang menuju ke flasher kan ada 2 abu2(kalo ga salah) dan hitam [ honda karisma]. Apakah nantinya kabel yang 2 itu salah satunya tidak di gunakan karena mengambil jalur dari rangkaian?

    2. Left in dan right in. dijadikan satu atau bagaimana? jika dilihat dari gambar panah yg terakhir?

    3. Kalau boleh bisa minta gambar penempatan di box saklar anda bro? karena saya bingung masalah boxnya

    apakah seperti ini bro?
    http://www2.picturepush.com/photo/a/13209680/1024/Picture-Box/Untitled.jpg

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Iya betul sekali, kita ambil salah satu dari kabel warna abu-abu. Kabel warna abu-abu kita hubungkan ke Flasher Elektrik ( L ).

      2. Sorry bro, maksud sy terpisah antara kabel INPUT dari Saklar Left dan Right.

      3. Betul sekali seperti digambar anda.

      Note;
      Kabel Sein dari saklar dipotong,lalu kabel yg sudah dipotong dari saklar disambungkan ke input Left & Right. Lalu sisa potongan kedua dari lampu sein anda sambungkan ke Output Left & Right. Biar keliatan rapi akan baiknya di solder.

      Hapus
    2. bro sorry lama bales commentnya. saya udah nyoba tapi yg otomatis cuma sebelah. mau tanya itu rangkaian dari atas(komponen di atas apa di bawah ya) ?

      Hapus
    3. Apakah sudah betul dalam penyolderan Relay DPDTnya? Karna jika salah penyolderan maka cuma satu saja yg nyala. Rangkaian diatas komponennnya ada dibawah.

      Hapus
    4. Oia bro coba anda balik salah satu dioda D1 dan D2 yg menuju Relay DPDT + & -
      Semoga berhasil bro...

      Hapus
    5. saya masih bingung bro rangkaiannya tampak atas(komponen) apa bawah. rangkaian yg corel kan bro?

      masalah relay juga terus terang saya baru pegang sekarang2 jadi kurang ngerti. oia bro cara bikin pcb nya gmn ya? apa mungkin saya pake kabel2 jadi kurang bagus hasilnya

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Jika ada kesalahan mohon di koreksi, dan bijaklah dalam berkomentar.